Sunday, April 27, 2014

Jiuzhaigou Valley

Jiuzhaigou (九寨沟) adalah taman nasional suaka alam di Sichuan, Cina. Tepatnya di Nanping, sekitar 450 km arah utara dari Kota Chengdu, nama Jiuzhaigou diambil dari keberadaan sembilan desa Suku Tibet yang dalam bahasa itu disebut sebagai Zitsa Degu (gzi rtsa sde dgu). 
Pada tahun 1992 wilayah ini dinyatakan sebagai situs Warisan Dunia oleh UNESCO, setelah selama puluhan tahun menjadi salah satu lokasi yang paling indah di Asia. 
Tujuh dari sembilan desa suku tibet masih dihuni hingga saat ini. Beberapa di antaranya menampilkan contoh arsitektur Tibet dan budaya Asia.
Dalam Bahasa Inggris tercatat dengan nama Jiuzhaigou Valley Scenic and Historic Interest Area di Situs Warisan UNESCO. 
Memiliki luas 72.000 hektar di utara Provinsi Sichuan, dan memiliki ketinggian 4.800 meter. Memiliki ragam ekosistem hutan. Adalah tempat tinggal sekitar 140 spesies burung, tanaman langka dan binatang langka seperti Panda. Serta Monyet Emas berhidung pesek.
jiuzhaigou-valley-scenic-area-1
Untuk suku Tibet, Jiuzhaigou adalah tempat suci dan sumber air sehari-hari. Jiuzhaigou memiliki legenda bahwa disana terdapat seorang dewa gunung bernama Dago yang menyukai Dewi Semo. Dago memberikan kaca yang terbuat dari angin dan awan kepada Semo. 
Tapi semuanya berantakan waktu roh jahat muncul. Semo memecah kaca itu menjadi 108 bagian yang jatuh ke bumi dan menjadi 108 danau yang berwarna-warni. Danau ini disebut Haizi oleh orang setempat.
Sejak pembukaan Scenic and Historic Interest Area di Lembah Jiuzhaigou pada tahun 1984, pengunjung dari seluruh dunia telah berbondong-bondong ke sini dari tahun ke tahun.


Tiga lembah di Jiuzhaigou membentuk huruf Y. Dua diantaranya adalah Zechawa dan Rize, mengalir dari arah selatan dan bertemu tepat di tengah taman, sehingga membentuk lembah Zhuzheng. 


Sepanjang daerah aliran sungai terdapat parit-parit dan membentuk jaringan sepanjang 55 kilometer di jalan untuk mengakomodasi turis ke shuttle bus. Ada juga paviliun kecil dan trotoar di sepanjang rute ini.


Lembah Rize menempati di 18 kilometer wilayah selatan sampai barat taman. Rumah bagi Primeval Forest, Swan Lake, Grass Lake yang ditutupi oleh pola yang rumit vegetasi, Arrow Bamboo Lake, Panda Lake, Five Flower Lake, Pearl Shoal dan Mirror Lake.


Pada Lembah Zechawa di sana adalah Long Lake, Kolam Lima Warna and Seasonal Lakes. Dan yang terkahir Lembah Shuzhen memiliki Nuorilang Falls, Nuorilang Lakes, Sleeping Dragon Lake dan Reed Lake.

Thanks

0 Comments:

Post a Comment

Thanks for visit my blog. It's better if you feel free to comment and share. Include the address of this blog if you want to copy my article. I love my visitors and HAVE A NICE DAY ^^v