Friday, December 27, 2013

Macam-macam Unsur Hara dan Fungsinya - Mikro (2)



Kyak.... lansung aja aku pengen nyelesain macam-macam unsur hara dan fungsinya part 2, kali ini unsur hara yang mikro yah??


1. Chlor (Cl)
Fungsi:
  • Untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman
  • Mendorong pembentukan klorofil
  • Sebagai pemindah hara tanaman
  • Meningkatkan osmose sel 
  • Mencegah kehilangan air yang tidak seimbang,
  • Memperbaiki penyerapan ion lain 
  • Berperan dalam fotosistem II dari proses fotosintesis, khususnya dalam evolusi oksigen. 
  • Memperbaiki dan meninggikan hasil kering dari tanaman
  • Banyak ditemukan dalam air sel semua bagian tanaman 
  • Banyak terdapat pada tanaman yang mengandung serat seperti kapas, sisal 
  • Penting untuk regulasi energi
Kekurangan:
  • Pola percabangan akar abnormal
  • Gejala wilting (daun lemah dan layu)
  • Warna keemasan pada daun
  • Pada tanaman kol daun berbentuk mangkuk.

2. Besi (Fe)
Fungsi:
  • Penting untuk proses pembentukan klorofil dan enzim
  • Berperan penting dalam pembentukan karbohidrat, lemak dan protein
  •  Zat besi terdapat dalam enzim Catalase, Peroksidase, Prinodic hidroginase dan Cytohrom oxidase (Berperan dalam penyusunan enzim
  • Pembentukan enzym-enzym pernapasan yang  mengoksidasikan hidrat arang menjadi gas asam arang dan air.  
  • Berperanan dalam perkembangan kloroplas
  • Sebagai pelaksana pemindahan electron dalam proses metabolisme
Kekurangan:
  • Menguningnya daun yang dimulai dari ujung daun. 
  • Daun menjadi sangat mudah patah dan transparan sebelum terlepas. 
  • Hygrophylla sp, dan tanaman air lain dengan pertumbuhan cepat
  • Terjadinya klorosis pada daun muda
  • Daun putih berkerut
  • Ranting-ranting mati ujungnya
 Kelebihan:
  • Munculnya nekrosis yang ditandai munculnya bercak hitam pada daun

3. Boron (B)
Fungsi:
  •  Bertugas sebagai transportasi karbohidrat dalam tubuh tanaman
  • Meningkatkan mutu tanaman sayuran dan buah-buahan
  • Berperan dalam pembentukan/pembiakan sel terutama dalam titik tumbuh pucuk, juga dalam pembentukan tepung sari, bunga dan akar
  • Boron berhubungan erat dengan metabolisme Kalium & Kalsium
  • Boron dapat memperbanyak cabang-cabang nodule untuk memberikan banyak bakteri dan mencegah bakteri parasit
  • Berperan dalam metabolisme asam nukleat, karbohidrat, protein, fenol dan auksin.
  • Berperan dalam pembelahan, pemanjangan dan diferensiasi sel, permeabilitas membran, dan perkecambahan serbuk sari.
  • Menghisap unsur kalsium
  • Berfungsi dalam perkembangan bagian-bagian tanaman untuk tumbuh aktif
 Jika kekurangan:
  • Pertumbuhan di dalam meristem akan terganggu
  • Terjadinya kelainan dalma pembentukan berkas pembuluh
  • Pada tepi-tepi daun yaitu gejala klorosis, mulai dari bagian bawah daun.  
  • Daun yang baru muncul terlihat kecil dan tanaman agak kerdil cabang tumbuh sejajar. 
  • Kuncup-kuncup mati dan berwarna hitam. 
  • Menimbulkan penyakit fisiologis
  • Pertumbuhan terhambat pada jaringan meristematik (pucuk akar), 
  • Mati pucuk (die back), 
  • Mobilitas rendah, 
  • Buah yang sedang berkembang sngat rentan,
  • Mudah terserang penyakit.

4. Mangan (Mn) 
Fungsi:
  • Aktivator enzim respirasi yang berperan dalam fotosintesis dan reaksi fotokimia
  • Mengaktifkan nitrat redukstase
  • Diperlukan oleh tanaman untuk pembentukan protein dan vitamin terutama vitamin C
  • Berperan penting dalam mempertahankan kondisi hijau daun pada daun yang tua
  • Berperan sebagai enzim feroksidase dan sebagai aktifator macam-macam enzim
  • Berperan sebagai komponen penting untuk lancarnya proses asimilasi
  • Merupakan penyusun ribosom dan juga mengaktifkan polimerase, sintesis protein, karbohidrat.
Bila defisit:
  • Terjadinya bercak-bercak klorosis pada daun muda
  •  Pertumbuhan terhambat dan akan mati
  • Pembentukan biji kurang baik
  • Helai daun bewarna merah 

5. Natrium
Fungsinya:
  • Memelihara keadaan turgor
  • Dapat menggantikan kalium
  • Sebagai keseimbangan ion pada regulasi energi untuk membuka dan menutupnya stomata

6. Seng (Zn)
Fungsi:
  • Sebagai komponen pembentuk enzim anolase, aldolase, asam oksalat dekarboksilase, lesitimase,sistein desulfihidrase, histidin deaminase, super okside demutase (SOD), dehidrogenase, karbon anhidrase, proteinase dan peptidase.
  • Berperan dalam metabolisme karbohidrat dan sintesa protein, 
  • Membentuk hormon auxin, 
  • Penting bagi keseimbangan psikologis
  • Mendorong perkembangan dan pertumbuhan, terutama dalam hal vegetatif, biji, buah
Kekurangan:
  • Tulang antar daun bewarna merah coklat, 
  • Menyebabkan klorosis, nekrosis, terbentuknya daun kecil, defoliasi, menebal dan mengeriting, ranting mati ujungnya, 
  • Ruas kurang memanjang sehingga terjadi gejala pusar
  • Terjadinya intermedier
  • Tanaman menjadi kerdil
  • Daun mati sebelum waktunya, serta berguguran dari bawah ke puncak

            7. Tembaga (Cu)
Fungsi: 
  • Memegang peran penting dalam oksidasi
  • Berperan dalam proses fotokimiawi fotosintesis
  • Menyebabkan matinya daun yang tampak layu mulai dari ujungnya
  • Bagian tertentu mengalami distorsi
  • Diperlukan dalam pembentukan enzim
  • Berperan penting dalam pembentukan hijau daun (khlorofil)
  • Mengaktifkan enzim sitokrom-oksidase, askorbit-oksidase, asam butirat-fenolase dan laktase.
  • Berperan dalam metabolisme protein dan karbohidrat, berperan terhadap perkembangan tanaman generatif
  • Berperan terhadap fiksasi N secara simbiotis dan penyusunan lignin.
Kekurangan:
  • Pembungaan dan pembuahan terganggu
  • Warna daun muda kuning dan kerdil
  • Daun-daun lemah, layu dan
  • Pucuk mongering serta batang dan tangkai daun lemah. Ujung daun mati dan pinggirannya layu.
8. Molibdenum (Mo)
Fungsi:
  •  Kofaktor dalam reduksi nitrat
  • Komponen bagi enzim logam
  • Berperan dalam fiksasi nitrogen dalam bintil akar kacang
  • Penting dalam pengikatan nitrogen dalam tanaman Leguminose
  • Berguna bagi tanaman jeruk dan sayuran
Akibat kekurangan:
  • Dapat menghambat pertumbuhan tanaman
  • Daun menjadi pucat dan mati dan
  • Pembentukan bunga terlambat.
  • Bintik-bintik kuning diantara tulang daur pada daun lebih tua terlebih dahulu. Diikuiti dengan terbentuknya warna coklat pada pinggiran daun
  • Daun berubah warna keriput dan melengkung seperti mangkok
  • Muncul bintil-bintil kuning disetiap lembaran daun dan akhirnya mati sehingga  pertumbuhan tanaman terhenti

Pyuh... huft #lapkeringet Akhirnya seleseaiii juga.. semoga bermanfaat yaaaaa..
Maaf kalo banyak typo.. huhu u _ u
Dadah.. #tebarkiss

1 comment:

Thanks for visit my blog. It's better if you feel free to comment and share. Include the address of this blog if you want to copy my article. I love my visitors and HAVE A NICE DAY ^^v