Thursday, December 26, 2013

Macam-macam Unsur Hara dan Fungsinya - Makro (1)


Hoho... aku balik lagi. Di kesempatan kali ini aku ingin membahas unsur hara termasuk yang mikro maupun yang makro. Ada yang udah tahu? Kalo belum ayo simak wacana di bawah ini, bagi yang sudah tau gak ada salahnya kan kita kembali mengingat??

Unsur hara dibagi menjadi 2 yaitu:
  •  Unsur Hara Makro, adalah suatu unsur yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah yang lebih banyak dan biasanya diberikan dalam bentuk pupuk buatan.
  •  Unsur Hara Mikro,

Kita mulai ngebahas unsur makro dulu aja ya??

1. Nitrogen (N)
Fungsi:
  • Diperlukan dalam jumlah banyak untuk membentuk protein
  • Berpengaruh dalam pembentukan enzim, nukleotida, lignin, dan bagian sel lain
  • Diperlukan untuk pembentukan atau pertumbuhan bagian vegetatif tanaman, seperti daun, batang dan akar
  • Berperan penting dalam hal pembentukan hijau daun yang berguna sekali dalam proses fotosintesis.
  • Meningkatkan mutu tanaman penghasil daun-daunan.
  • Meningkatkan perkembangbiakan mikro-organisme di dalam tanah.   
Kekurangan:
  • Tumbuhan kurang bercabang
  • Klorotik
  • Daun jarang
  • Daun bewarna hijau pucat
Kelebihan:
  • Keracunan pada tumbuhan
  • Mempengaruhi perkembangan susunan akar
  • Menyebabkan pertumbuhan sekulentik
  • Perpanjangan masa vegetative
  • Penundaan masa kematangan
Sumber:
  • Terjadi halilintar di udara ternyata dapat menghasilkan zat Nitrat, yang kemudian di bawa air hujan    meresap ke bumi.
  • Sisa-sisa tanaman dan bahan-bahan organis.
  • Mikrobia atau bakteri-bakteri.
  • Pupuk buatan (Urea, ZA dan lain-lain)

2. Kalium (K)
Fungsi:
  • Dalam hal pembelahan sel
  • Psikologis dalam asimilasi zat arang
  • Pembentukan jaringan penguat
  • Penyeimbang ion, hidratasi, pemeabilitas membran dan sintesa putih telur
  • Meningkatkan daya tahan/kekebalan tanaman terhadap penyakit dan kekeringan
  •  Berperan memperkuat tubuh tanaman, mengeraskan jerami dan bagian kayu tanaman, agar daun, bunga dan buah tidak mudah gugur. 
Akibat kekurangan:
  • Asimilasi akan terhenti
  • Fotosintesis, sintesa protein, dan translokasi terganggu
  • Cepat mengayu/mengabus
  • Menimbulkan klorosis pada ujung dan tepi daun di mulai dari daun tua
  • Sering terjadi bercak nekrotik tersebar
  • Daun berwarna hijau gelap kebiruan tidak hijau segar dan sehat

3. Kalsium (Ca)
Fungsinya:
  • Berperan dalam keseimbangan ion dan permeabilitas membran.
  • Mengatur pembelahan dan perpanjangan sel
  • Merangsang pembentukan bulu-bulu akar
  • Menetralisir asam-asam organik yang dihasilkan pada saat metabolism
  • Kalsium yang terdapat dalam batang dan daun dapat menetralisirkan senyawa atau suasana keasaman tanah
  • Berperan dalam pembuatan protein atau bagian yang aktif dari tanaman
  • Memperkeras batang tanaman dan sekaligus merangsang pembentukan biji
  • Menetralisirkan senyawa atau suasana keasaman tanah
  • Meningkatkan produksi biji dan benih
  • Menetralisasi racun pada tanaman
  • Mempengaruhi jumlah pengambilan bahan makanan pada tanaman
  • Mencegah rontok bunga dan buah
  • Memperkuat batang 
Jika kalsium ditiadakan:
  • Pertumbuhan ujung dan bulu akar akan terhenti
  • Bagian yang telah terbentuk akan mati serta bewarna coklat kemerahan
Akibat kekurangan:
  • Kurang berkembangnya dan matinya jaringan meristem
  • Diikuti dengan matinya tumbuhan
  • Pada helaian dan tepi daun terdapat nekrosis dan klorosis
  • Daun menggulung ke bawah
  • Tumbuhan kurang memebentuk umbi, biji, buah
 Sebab kekurangan:
  • Pemberian nitrogen yang berlebihan
  • Pertumbuhan yang cepat
  • Meningkatnya kelembapan tanah secara mendadak


4.      Magnesium (Mg)
Fungsinya:
  • Unsur esensial pembentuk klorofil
  • Merupakan motivator dengan banyak enzim respirasi
  • Berperan dalam pembentukan buah
 Jika kekurangan:
  • Menyebabkan klorosis lebih dulu pada daun-daun tua
  • Warna hijau tertinggal dalam tulang daun
  • Daun cepat mati dan rontok
  • Pada monokotil menyebabkan daun bergari-garis
  • Kuncup bunga dan buah busuk dan akhirnya akan gugur
5.     Phospor (P)
Fungsinya:
  • Untuk pembentukan bunga dan buah
  • Sintesa hijau daun
  • Mendorong pertumbuhan akar muda yang berguna bagi resistensi terhadap kekeringan
  • Sebagai bahan mentah untuk pembentukan sejumlah protein tertentu
  • Untuk pengangkutan energi hasil metabolisme dalam tanaman.
  • Merangsang pembelahan sel tanaman dan memperbesar jaringan sel
  • Merangsang pertumbuhan akar, khususnya akar benih/tanaman muda
  • Mempercepat serta memperkuat pertumbuhan tanaman muda menjadi tanaman dewasa dan menaikkan prosentase bunga menjadi buah/biji   
Bagian tanaman yang mengandung fosfor:
  • Kelopak bunga
  • Tangkai sari
  • Kepala sari
  • Butir serbuk sari
  • Bakal biji
  • Buah  
Jika kekurangan fosfor:
  • Daun kecil
  • Agak tegak
  • Warnanya lebih tua (hiperklorofilase)
  • Nekrosis dan klorosis
  • Pembentukan tunas lateral kurang
  • Daun bewarna ungu
  • Tumbuhan kurang membentuk bunga, buah, akar
  • Memicu rontoknya daun 

6.      Sulfur (S)
Fungsi:
  • Berperan dalam pembentukan bintil-bintil akar
  • Merupakan unsur yang penting dalam beberapa jenis protein dalam bentuk cystein, methionin serta thiamine
  • Membantu pertumbuhan anakan produktif
  • Merupakan bagian penting pada tanaman-tanaman penghasil minyak, sayuran seperti cabai, kubis dan lain-lain
  • Membantu pembentukan butir hijau daun
  • Sebagai ion sulfat didalam air-sel    
Apabila tidak ada sulfur:
  • Tumbuhan nampak hijau pucat
  • Kekuningan, bahkan kuning sepenuhnya
  • Peningkatan klorosis karena terganggunya metabolisme protein pada kloroplas
  • Penekanan sintesis klorofil
Jika kekurangan sulfur:
  • Tanaman lebih kecil daripada tumbuhan normal
  • Daun lebih kecil dan sempit
  • Batang yang tumbuh longitudal terinhibisi kurus
  • Pertumbuhan batang lebih pesat daripada pertumbuhan akar
  • Tulang daun dan jaringan disekitarnya lebih pucat
  • Menguningnya daun hingga memerah
 Sumber:
  • Sisa-sisa tanaman dan lain-lain bahan organis
  • Bahan ikutan dari pupuk anorganik (buatan) seperti pupuk ZA dan pupuk Superfosfat 
7.     Hidrogen (H)
Merupakan elemen pokok pembangunan bahan organik, sumbernya dari air dan jumlahnya tidak terbatas. Sebagai penyusun protein, asam lemak ( jenuk atau tidak jenuh), DNA dan RNA

8.  Karbon 
Penting sebagai pembangun bahan organik karena sebagian besar bahan kering tanaman terdiri dari bahan organik, diambil tanaman berupa C02.

9. Oksigen
    Oksigen?? Kalo ini pasti dah pada tau kan?? Fungsinya yah tidak lain tidak bukan ya untuk respirasi alias fotosintesis :P



Unsur hara mikro ada di sini

0 Comments:

Post a Comment

Thanks for visit my blog. It's better if you feel free to comment and share. Include the address of this blog if you want to copy my article. I love my visitors and HAVE A NICE DAY ^^v