Wednesday, November 6, 2013

Ibnu Sina >> Ilmuwan Bukhara



Haloha!! Yeay... aku ngepost lagi, kali ini tentang ibnu sina. Langsung aja yak??


     Ibnu Sina memiliki nama asli Abu Ali al Husain bin Abdullah. Ia adalah seorang dokter dan filsuf Islam yang termahsyur lho teman! Hihi.. ia dilahirkan di Afsyanah, Bukhara yang kini menjadi Uzbekistan pada tahun 370 H / 980 M. Di Barat, Ibnu Sina dikenal dengan Avicenna. (orang barat mah gitu suka ngelatinin nama ilmuwan Islam, biar orang awam gak tau kalo kebanyakan ilmuwan berpengaruh itu dari kalangan Muslimin). Ayahnya ibu Sina bekerja sebagai pegawai tinggi di Dinasti Samaniah (204 - 395 H/819 - 1005 M)


Nih.. yang penasaran ama mukanya Ibnu Sina!! :D


     Sejak 5 tahun, Ibnu Sina sudah mulai mempelajari Al Quran dan ilmu agama. Kemudian ia mempelajari tentang Matematika, Fisika, Geometri, Astronomi, Ilmu Islam, Theologi, Kedokteran, dan Metafisika. Dengan begitu ia menguasai bermacam macam ilmu pengetahuan. #pinterbanget Tahukah kamu?? Ibnu Sina ini sudah menjadi dokter lho di masa mudanya, tepatnya di umurnya yang ke 17. Kepopulerannya sebagai seorang dokter muda diawali saatmenyembuhkan Nuh bin Mansur (976 - 997 M) yaitu salah seorang penguasa Dinasti Samaniah. Karena banyak tabib dan ahli pada masa itu tidak berhasil menyembuhkan penyakit sang Raja.

     Nah... abis itu, Ibnu Sina diberi penghargaan deh sama Raja dengan cara raja memintanya untuk datang ke Istana, paling tidak selama masa penyembuhan sang Raja. Tapi, tapi, Ibnu Sina menolaknya dengan halus. Ia hanya meminta izin untuk megunjungi perpustakaan kerajaan kuno dan antik. Dan dari sanalah ilmunya yang luas semakin bertambah....

     Disaat Ibnu Sina menginjak usia 22 tahun, ayahnya wafat, sejak ayahnya wafat itulah ia mulai berkelana untuk menyebarkan ilmunya dan untuk mendapatkan ilmu yang baru. Tempat pertama yang dikunjunginya adalah Jurjan, nah!! Disinilah Ibnu Sina bertemu dengan salah satu idola ku :D yang bernama Abu Raihan al Biruni, kemudian Ibnu Sina pun berguru kepadanya.

     Ibnu Sina pernah menjabat 2 kali sebagai menteri pada Dinasti Hamdani (293 - 294 H/905 - 1004 M). Namun, karena terlibat permasalahan politik, ia dipenjara dan dipecat dari jabatannya. Kebesaran Ibnu Sina dapat dilihat dari beberapa gelar yang diberikan orang kepadanya seperti asy Syaikh ar Rais Guru Para Raja di bidang filsafat dan Pangeran Para Dokter di bidang kedokteran.

     Ia banyak meninggalkan karya tulis. Kurang lebih 200 buah, itu udah termasuk dari buku saku dan suratnya. Kebanyakan bukunya ditulis dalam bahasa Arab namun ada juga yang ditulis dalam bahasa Persia. Bukunya yang fomous adalah asy Syifa' (Penyembuhan), al Qonun fit Tibb (Peraturan Peraturan dalam Kedokteran), al Isyarah wat Tanbihat (Isyarat dan Penjelasan), Mantiq al Masyriqiyyin (Logika Timur), dan 'Uyun al Hikmah (Mata Air Hikmah). Buku al Qonun fit Tibb selama 15 abad menjadi literatur penting dalam fakultas kedokteran di Eropa.

    Perkembangan besar dunia kedokteran Eropa tidak bisa lepas dari Ibnu Sina. Karena ia banyak menyumbangkan tulisan aslinya dalam bidang kedokteran. Misalnya dalam buku al Qonun fit Tibb, disana banyak tertera dalam jumlah jutaan tentang pengobatan dan obat obatan., memperkenalkan metode penyembuhan secara sistematis yang dijadikan rujukan dalam dunia kedokteran dalam 7 abad lamanya. Bayangkan lama banget kan???!! -_-"

     Ibnu Rusyd menyebutnya sebagai orang yang agamis dan filsafat karena memang Ibnu sina memiliki ilmu agama yang dalam. Sedangkan al Ghazali menjulukinya sebagai orang filsuf yang terlalu banyak berfikir. 
Jjang!! Mungkin hanya itu saja, semoga bermanfaat, maaf yak kalo boring?? Hehe... ._.V


Sumber: www. ramadhan.okezone.com (dengan perubahan seperlunya)

0 Comments:

Post a Comment

Thanks for visit my blog. It's better if you feel free to comment and share. Include the address of this blog if you want to copy my article. I love my visitors and HAVE A NICE DAY ^^v